Undangan Pengambilan Bukti Kelulusan Tahun Pelajaran 2016/2017

Diberitahukan dengan hormat, bahwa berdasarkan Prosedur Operasional Standar Ujian Sekolah (POS US) SMK Negeri 1 Ampelgading Nomor: 421.5/ 0051.a/ 2017, dan Hasil Sidang Pleno Dewan Guru disampaikan bahwa: Pengumuman Kelulusan Peserta Didik Tahun Pelajaran 2016/2017 menggunakan Web Site Sekolah (http://smkn-ampelgading.sch.id) pada Hari Selasa, 2 Mei 2017 dibuka/mulai pukul: 16.00 wib, sedangkan untuk bukti kelulusan bisa diambil pada hari Rabu, 3 Mei 2017 dengan jadwal sebagai berikut :

Table Bordered

No Kompetensi Keahlian Hari/Tanggal/Waktu Tempat Pengambilan
1 TGB T.Las dan TB/ BB Hari Rabu

3 Mei 2017

Pukul 09.00 wib s/d 10.00 wib

Ruang Guru depan Masjid Sekolah
2 Elin dan TAV Hari Rabu

3 Mei 2017

Pukul 10.00 wib s/d 11.00 wib

Ruang Guru depan Masjid Sekolah
3 Teknik Kendaraan Ringan/ TKR Hari Rabu

3 Mei 2017

Pukul 11.00 wib s/d 12.00 wib

Ruang Guru depan Masjid Sekolah

Dimohon kepada Orang Tua/ Wali Siswa di dalam pengambilan Surat Hasil Kelulusan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan sebagaimana tersebut di atas dengan menunjukkan kartu peserta ujian sekolah..

Demikian surat undangan ini kami disampaikan, atas perhatian dan kerjasama yang baik dihaturkan terima kasih.

 

 

 

 

Pengumuman Kelulusan Siswa Kelas XII Dari Satuan Pendidikan SMK N 1 Ampelgading Tahun Pelajaran 2016/2017

KEPUTUSAN
KEPALA SEKOLAH SMK NEGERI 1 AMPELGADING

nomor : 421.5/03340/2017

tentang

PENGUMUMAN KELULUSAN SISWA KELAS XII DARI SATUAN PENDIDIKAN
SMK NEGERI 1 AMPELGADING
TAHUN PELAJARAN 2016/2017

Menimbang :

bahwa dalam mengetahui keberhasilan pelaksanaan Ujian Nasional dan Ujian Sekolah tahun pelajaran 2016/2017 yang diselenggarakan oleh SMK Negeri 1 Ampelgading, maka perlu ditetapkan Keputusan Kepala Sekolah tentang Kelulusan Siswa Kelas XII Tahun Pelajaran 2016/2017

Mengingat :

  1. Permendikbud No. 20 tahun 2016 tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk satuan Pendidikan dasar dan Menengah
  2. Permendikbud No. 23 tahun 2016 tentang Standar Penilaian Pendidikan
  3. Permendikbud No. 3 tahun 2017 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Pemerintah dan Penilaian Belajar oleh Satuan Pendidikan
  4. Peraturan BSNP No. 0043/P/BSNP/I/2017 tentang Prosedur Operasional Standar (POS) Penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) tahun Pelajaran 2016/2017
  5. Keputusan Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Ampelgading No. 421.5/0051.a/2017 tentang Prosedur Operasional Standar (POS) Ujian Sekolah (US)

Memperhatikan :

  1. Hasil Verifikasi, Nilai Raport Semester 1 sampai dengan 5, nilai Ujian Sekolah (US), dan hasil Ujian nasional (UN)
  2. Rapat Pleno Dewan Guru SMK Negeri 1 Ampelgading tentang Penentuan Kelulusan yang dilaksanakan pada tanggal 2 Mei 2017

MEMUTUSKAN

Menetapkan :

bahwa peserta Ujian Sekolah (US)/Ujian Nasional (UN) SMK Negeri 1 Ampelgading Tahun Pelajaran 2016/2017

Pertama :

NAMA : terlampir

NOMOR PESERTA : terlampir

KOMPETENSI KEAHLIAN : terlampir

DINYATAKAN : terlampir

dari satuan pendidikan SMK Negeri 1 Ampelgading Tahun Pelajaran 2016/2017

Kedua : Apabila terdapat kekeliruan dalam keputusan ini akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya

Ketiga : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan

Ditetapkan di Ampelgading

Pada Tanggal 2 Mei 2017

Dasar-dasar Jurnalistik dan Filosofinya

 

Disusun oleh ABU KHAERI

“Orang Boleh Pandai Setinggi Langit, Namun Selama Ia Tidak Menulis, Ia akan Hilang di Masyarakat dan Ditelan sejarah
Menulis Adalah Kegiatan Untuk Menciptakan Keabadian”

Dunia kepenulisan adalah dunia yang penuh ritme dan dinamika. Sejarah menulis telah melewati batas abad dan dinasti, telah menjelajahi gurun dan samudera yang maha luas.

Seorang penulis di jaman kuno menceritakan bagaimana ia dengan segenap perjuangannya telah mampu menembus batas-batas tembok tebal istana di kekaisaran Yin maupun menepi di balik kelambu sang permaisuri.

Ya,

“Menulis memang butuh Keberanian dan Pengetahuan”

Penulisan Jurnalisme adalah salah satu hal yang menantang dalam dunia gadget dan kesemrawutan informasi di jagad maya. Sebuah pertarungan yang tak terbatas ini ternyata memberikan efek anomali : KERINDUAN AKAN DUNIA YANG TERBATAS.

Manakah yang lebih menarik? 

Berita tentang Donald Trump atau si Udin anak kelas XI yang gantengnya ngga ketulungan?
Ketika informasi sudah mendunia, orang malah butuh sesuatu yang bersifat LOKAL. Karena itu jrunalisme sekolah tak akan kehilangan pangsa pasar pembaca.

Jurnalisme : Memberikan Informasi

Tugas Media adalah memberikan informasi kepada publik tentang apa yang mereka ingin tahu atau apa yang mereka butuhkan untuk menemukan kebenaran dan menentukan jalan untuk mereka sendiri.

Tujuan Pertama seorang jurnalis adalah Mengabdi pada kebenaran

Loyalitas Pertama seorang jurnalis adalah kepada Masyarakat

Jurnalisme Yang Baik Harus Bisa Membuat sebuah Berita Penting Menjadi menarik dan Relevan
Jurnalisme akan kehilangan arah atau bahkan menpuk ruang kosong jika berita yang disajikan tidak menyentuh sisi emosional atau kepentingan pembaca.

Beberapa kepentingan yang membuat seseorang tertarik membaca berita :

  • Pengen Tahu
  • Apa Untungnya Buatku
  • Apa Ruginya Buatku
  • Sentimen, Baik itu sentimen politis, sentimen ekonomi atau lainnya
  • Dan lain sebagainya

Jurnalisme Harus Profesional dan Proporsional

Ini mungkin tidak ada sangkut pautnya dengan Jurnalisme sekolah namun proporsionalitas sebuah berita walaupun hanya dalam lingkup sekolah sangat penting.

Proporsional artinya tetap mengedepankan pemberitaan yang berimbang dari berbagai pihak yang berkepentingan dengan berita tersebut.

MENULIS BERITA ITU GAMPANG!!

Ah Masa sih?

Serius?

IYA, Secara TEORI Hanya Butuh :

5 W + 1 H
WHAT = Apa?
WHO = Siapa?
WHERE = Dimana?
WHEN = Kapan?
WHY = Mengapa?
HOW = Bagaimana?

Jika 6 elemen penting tersebut sudah kita ketahui maka mudah saja menulis berita tersebut.

Bagaimana Cara mendapatkan 5 W + 1 H itu :

  • Pengamatan
  • Cerita orang
  • Wawancara

Tapi Ingat!!

Definisi Berita :

  • Berita itu Timur, Barat, Selatan, Utara
  • Berita itu Baru
  • Berita itu di luar kebiasaan. Jika Anjing menggigit Arman, itu bukan berita maka Arman menggigit Anjing, Nah! Itu baru berita

Unsur-Unsur Berita Yang Patut Diperhatikan

  • LENGKAP : Terpenuhinya Unsur 5 W + 1 H.
  • BERIMBANG : Memuat Berita dengan konfirmasi
  • FAKTUAL : Bukan berita bohong apalagi Hoax. Jauhi Opini
  • AKURAT : Tidak mengada-ada. Data dan fakta Akurat
  • RINGKAS : Gunakan Kalimat yang singkat, padat dan jelas
  • HANGAT : Bukan berita basi
  • BIJAKSANA : Pilih berita berdasarkan pembaca, jangan menyinggungng-nyinggung ke arah pronografi, SARA, apalagi mendukung kaum teroris, hehehe.

Beberapa HAL yang musti dipertimbangkan dalam Memilih Berita

  • Timelines : Pilih berita yang paling uptodate
  • Impact : Pengaruhnya terhadap pembaca
  • Prominence : Kekokohan nara sumber dan objek pemberitaan
  • Proximity : Kedekatan jarak dengan pembaca. Baik secara Teritorial maupun perasaan.
  • Bizarreness : Unik
  • Eksklusif
  • Human Interest
  • Life Style
  • Tragedy
  • Sex
  • Konflik

MARI MENULIS BERITA!!

Struktur Paragraf dalam sebuah Berita

  • JUDUL :  Judul Harus Dapat menjelaskan secara utuh berita dan juga mampu menarik minat pembaca
  • Lead :  Memuat hampir semua unsur 5 W + 1 H yang ditulis secara ringkas dan padat
  • Penjelasan : Penjelasan tentang Fakta apa yang paling penting dan menarik minat pembaca. Penulis harus mempunyai banyak bahan untuk jawaban dari pertanyaan 5W + 1H tersebut, sehingga perincian tersebut bisa dijabarkan di paragraf ini. Di bagian ini bisa disertakan kutipan, omongan nara sumber yang bisa menguatkan sebuah informasi
  • Informasi Tambahan : Penjelasan tambahan agar membuat paragraf tidak terlalu panjang. Sebab paragraf yang panjang biasanya akan membosankan pembaca.

Redaktur Berita SMKN 1 Ampelgading

Jokowi: Benahi SMK Jadi Pekerjaan Besar Mendikbud

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berambisi memperbaiki sistem operasional pendidikan kejuruan demi meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia.

Menurut dia, pembenahan sekolah menengah kejuruan (SMK) merupakan pekerjaan besar bagi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy.

“Kesalahan SMK kita adalah harusnya pendidikan training 7-8 persen, teori sisanya. Di SMK kita hampir 7 persen teori, guru-guru normatif, seperti PPKN, PMP, Sejarah, bahasa Indonesia, dan kimia, sedangkan pelatihan trainingnya hanya 2 persen,” ujar Jokowi dalam acara Sarasehan 1 Ekonom Indonesia di Jakarta, Selasa (6/12/216).

Presiden Jokowi menuturkan, untuk itu Mendikbud harus bekerja keras demi meningkatkan keterampilan pelajar SMK. “Ini tidak mudah. Tapi kalau tidak, yang namanya sekolah kejuruan kita tidak akan kena sasaran,” ucapnya.

Presiden Jokowi sendiri menjadikan Jerman dan Korea Selatan sebagai contoh yang memiliki sistem operasional pendidikan kejuruan paling baik yang benar-benar jalan.

“Seharusnya yang diperbanyak 7-8 persen dalam SMK yaitu memberikan training permesinan dan penggunaan mesin-mesin terbaru. Di Jerman itu buat pintu, jendela. Mereka kalau saya lihat 5 persen di industri dan 5 persen di sekolah. Ini yang tidak kita kerjakan dan ini yang akan kita kerjakan,” ucapnya.

Demi mewujudkan langkah tersebut, Jokowi ingin bekerja sama dengan industri, dan ia berharap agar Kadin dapat menggarap personal training secara besar-besaran.

“Ini perlu besar-besaran sehingga kualitas SDM kita sangat baik,” tegas dia

sumber : Liputan6