SEMANGAT PAGI!!!

Pemalang, 15 Januari 2018 – SMK N 1 Ampelgading mengadakan kegiatan apel seperti biasanya. Tetapi suasana berubah ketika kedatangan dua hal tidak terduga yang membangkitkan semangat peserta Apel.

Senin (15/1) pagi Siswa – Siswi SMK N 1 Ampelgading mengadakan apel. Kegiatan apel ini diadakan karena kondisi lapangan yang tidak mendukung untuk diadakan baris di lapangan. Walaupun demikian, kegiatan apel dapat berlangsung sesuai rencana dari awal hingga selesai.

Pada awalnya, kegiatan apel ini biasa – biasa saja, tetapi ada sesuatu yang membuat kegiatan ini berbeda dari yang biasanya. Yang pertama adalah pembagian hasil lomba Class Meeting. Hal ini awalnya sangat tidak diperkirakan oleh Siswa – siswi yang hadir di kegiatan apel itu.

Hasil lomba yang dibagikan adalah Bola Basket Putri, Bola Voli Putra, Futsal Putri, Sepak Takraw, dan Tenis Meja. Ketiga juara disebutkan dan dipanggil ke depan barisan untuk mendapatkan penghargaan berupa hadiah dari pihak sekolah.

Yang kedua adalah hadirnya dua orang kakak kelas yang kini sudah lulus dan melanjutkan karier mereka dalam dunia pekerjaan untuk berangkat ke Jepang melalui PT. JIAEC dan akan bekerja di sana untuk sekitar 5 tahun kedepan.

Kedua Siswa lulusan SMK N 1 Ampelgading sedang memberikan pidato singkat mengenai keberangkatan mereka ke Jepang untuk bekerja disana yang dijadwalkan pada hari Minggu (21/1)

Sebelumnya Bapak Cashuri, S.Pd perwakilan dari BKK (Bursa Kerja Khusus) SMK N 1 Ampelgading memberikan arahan agar semua siswa mendengarkan, menyimak, dan mengambil manfaat. “Tolong semua teman – teman disini menyimak, karena ini menyangkut masa depan kalian yang akan sebentar lagi kalian hadapi.” Pungkasnya di awal pengantar.

Mereka berdua adalah Priambudi dan Aldi Subkhi yang hadir sebagai tamu istimewa karena mereka akan memberikan arahan dan motivasi kepada adik – adik kelas 10, 11, dan 12 agar menempuh kehidupan mereka agar lebih semangat.

“Kami berdua pernah menjadi kalian dan kalian harus tahu bahwa kedisiplinan itu penting dalam dunia kerja.” Tambahnya dalam pidato singkatnya itu.

Mereka berdua memberikan motivasi dan arahan kepada semua siswa yang mengikuti kegiatan apel pagi ini. Mereka akan berangkat ke Jepang pada hari Minggu (21/1).

Let’s Fly With Jogja Flight

Pemalang, 30 Agustus 2017 – SMK N 1 Ampelgading kedatangan tamu dari Jogja Flight yang memberikan sosialisasi berkaitan dengan Pendidikan Penerbangan di Jogjakarta, Rabu (30/8) sekitar pukul 09.40 WIB hingga pukul 10.20 WIB yang diikuti oleh beberapa kelas.

Jogja Flight memberikan sosialisasi dan sedikit motivasi kepada beberapa kelas SMK N 1 Ampelgading, yaitu TB (Tata Busana) 1,2,3 dan AV (Audio Video) 2. Pembicara yang memberikan sosiaisasi merupakan alumni SMK N 1 Ampelgading lulusan tahun 2016/2017. Sosialisasi dari Jogja Flight ini dibawakan oleh Aisyah, yang merupakan lulusan Teknik Audio Video tahun lalu.

Kegiatan ini dapat berlangsung dengan baik dan lancar. Seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan sosialisasi dengan baik dan khidmat. Mereka menyimak semua informasi yang diberikan oleh pembicara dan mencatat poin – poin penting yang sekiranya dapat digunakan di kehidupan dan masa depan mereka.

Dalam sosialisasi yang diberikan, dijelaskan bahwa Jogja Flight merupakan Akademi Penerbangan yang terbagi dalam 3 bagian, yaitu Pramugari, Staff dan Polisi Bandara. Beliau mengikuti bagian pramugari dan sudah menjalani selama 2 bulan dan masih dalam tahap ospek.

Wanita yang akrab dengan panggilan Ais, dalam penyampaian materinya menjelaskan bahwa tidak dibutuhkan usaha yang ekstra dari siswa jika ingin mengikuti Pendidikan di Jogja Flight, yang dibutuhkan hanyalah tekun dan ulet serta kemauan untuk belajar bahasa Inggris.

“Setiap hari itu kita ngomong pake Bahasa Inggris Face to Face sama Dosennya, jadi mau nggak mau harus bisa Bahasa Inggris walaupun sebisanya.” Ujarnya ketika memberikan sosialisasi.

Wanita yang usianya belum lengkap 17 Tahun itu juga mengungkapkan bahwa penggunaan Bahasa Inggris sudah dilakukan bahkan pada awal Pendidikan. “Jadi ya, tes nya itu kita cerita pakai Bahasa Inggris tentang perjalanan kita dari rumah ke lokasi tes.”

Aisyah, lulusan SMK N 1 Ampelgading angkatan tahun lalu menyampaikan materi yang dibawakan materi tentang Jogja Flight, Rabu (30/8)

 

Sesi tanya jawab juga dilakukan disela – sela penyampaian materi. Sesi ini tidak disia – siakan oleh seluruh Siswa. Hampir tidak ada waktu santai, karena selalu ada pertanyaan yang dilontarkan kepada pembicara. Pertanyaan yang diberikan merupakan komentar yang berbobot dan menunjukkan seberapa dalam siswa tertarik dalam kegiatan ini.

“Kesulitannya lagi yaitu kita nggak boleh jutek sih. Walaupun kegiatan lagi nggak mendukung, kita harus tetap senyum.” Ujarnya ketika ditanyai tentang tantangan yang didapatkannya ketika sedang mengikuti Pendidikan ini.

Selain itu, muncul beberapa pertanyaan yang selama ini muncul, yaitu apabila postur tubuh tidak proporsional atau tidak mendukung. Aisyah sekali lagi menandaskan bahwa itu tidak menjadi penghalang seseorang untuk menggapai cita – citanya. “Nggak papa kok. Karena tiap bulan itu di tes, di kontrol, jadi yang penting itu kemauan kamu untuk berubah, bukan postur tubuh kamu.”

Selain itu, diberikan juga kuisioner yang berisi pertanyaan tentang masa depan yang ingin dipilih oleh Siswa setelah lulus sekolah. Semua siswa yang diberikan kuisioner langsung berpartisipasi aktif dengan menjawab semua pertanyaan dalam selembar kertas itu.

Segera setelah itu, diadakan sesi foto bersama dengan seluruh siswa yang mengikuti sosialisasi kali ini. Semuanya langsung berbaris rapi di depan Workshop Audio Video dan membentuk formasi untuk difoto. Seorang fotografer juga digunakan dalam sesi ini untuk mengabadikan momen berharga ini.

Foto bersama dengan pembicara dari Jogja Flight yang merupakan alumni SMK N 1 Ampelgading lulusan tahun 2016

Perasaan bangga dan senang datang karena adanya seorang alumni dari SMK N 1 Ampelgading yang dapat mengikuti Pendidikan Tingkat Lanjut di bidang Penerbangan ini.

Diharapkan, dari tahun ke tahun, akan selalu ada penerus dari SMK N 1 Ampelgading yang mengikuti Pendidikan di bidang ini, dan dapat membawa nama Pribadi, Keluarga, dan Almamater ke tingkat yang lebih baik lagi.

Kelas Pertama SEID

Pemalang, 26 Agustus 2017 – SMK N 1 Ampelgading mengadakan kelas pertama setelah kerja sama yang dibuat bersama dengan SMK N 1 Ampelgading, Sabtu (26/8). Kegiatan ini berlangsung mulai sekitar pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.55 WIB. Kegiatan dapat berlangsung dengan lancar dari awal hingga akhir.

Empat hari setelah Penandatanganan Kerja Sama yang dibuat antara PT. Sharp Electronics Indonesia dengan SMK N 1 Ampelgading, kelas Sharp yang sudah ditunggu – tunggu pun pada akhirnya dimulai untuk yang pertama kalinya pada hari Sabtu (26/8) di Bengkel Audio Video 1 SMK N 1 Ampelgading. Kegiatan awal ini diikuti oleh ke-36 siswa yang terdiri dari 3 kelas. Mereka langsung menuju ruangan yang telah ditentukan ketika pihak PT. Sharp Electronics Indonesia datang.

Kelas pertama ini diisi oleh Bapak Dodi, yang merupakan salah satu karyawan dibidang Customer Satisfactory PT. Sharp Electronics Indonesia di cabang Semarang. Beliau hadir bersama Bapak Imam yang merupakan teknisi dari cabang Pekalongan. Mereka berdua datang khusus ke SMK N 1 Ampelgading untuk mengawali kelas Sharp di SMK N 1 Ampelgading.

Pertemuan pertama kali ini membahas tentang awal mula berjalannya PT. Sharp dari awal. Mereka juga menjelaskan tentang bagaimana awal PT. Sharp terbentuk. PT. Sharp Electronics Indonesia yang awalnya adalah pabrik produksi Pensil, hingga kini yang sudah menguasai beberapa sektor pangsa pasar di Indonesia.

Pembahasan juga menyinggung tentang sepak terjang dan perjalanan PT. Sharp Electronics Indonesia yang awalnya hanyalah importir asing yang menanamkan modal di Indonesia, hingga menjadi sebuah Perseroan Terbatas (PT) yang sudah sangat dikenal oleh orang – orang di seluruh Indonesia.

Semua materi yang disiapkan, ditampilkan dalam sebuah Slide Power Point, sehingga pengajar dapat bebas untuk menyampaikan materinya sesuai dengan yang sudah dipersiapkan. Pembahasan akhirnya tidak menjadi tidak fokus karena adanya penuntun yang mengarahkan arah pembahasan dari awal hingga selesai.

Kelas pertama ini juga dipotong oleh istirahat selama kurang lebih 20 menit pada pukul 10.10 WIB hingga 10.30 WIB. Walaupun harus dipotong dengan istirahat, tetapi tidak menyebabkan kelas dapat terpotong dan terganggu. Siswa – siswi yang telah selesai melakukan makan siang langsung menuju ke dalam kelas kembali untuk mendapatkan materi selanjutnya.

Di sela – sela penyampaian materi, diadakan Games untuk menyegarkan kembali konsentrasi peserta kelas ini setelah untuk beberapa waktu mendapatkan materi pastinya membutuhkan konsentrasi yang besar dan cukup menguras pikiran dan emosi. Terlebih lagi, games yang diadakan berhadiah, sehingga meningkatkan semangat dan kemauan menjawab dan turut berpartisipasi dalam games yang diadakan.

Pada akhir kegiatan, diadakan sesi tanya jawab. Pertanyaan yang diberikan cukup mudah, yaitu apakah yang mereka, sebagai peserta dan siswa dari kelas Sharp ini dapatkan selama berjalannya kelas Sharp yang pertama ini. Terpantau ada 4 anak yang dipanggil maju kedepan. Mereka dapat menyampaikan perasaan dan pikiran mereka dengan baik dan sesuai dengan harapan.

PT. Sharp Electronics Indonesia memberikan hadiah kepada Siswa – Siswi SMK N 1 Ampelgading yang berhasil menjawab pertanyaan yang diberikan pada sesi kuis di kelas pertama PT. Sharp Electronics Indoneisa, Sabtu (26/8)

Setelah itu, diadakan sesi penyampaian kesan dan pesan oleh dua siswa dan siswi. Mereka berdua sangat berterima kasih dan sangat mengapresiasi kegiatan semacam ini guna menunjang dan membagikan ilmu yang bermanfaat kepada orang lain.

Sebagai penghujung acara, diadakan foto bersama dengan ke-36 siswa – siswi yang mengikuti kegiatan kelas Sharp yang pertama kali ini. Mereka semua berfoto dengan wajah yang semangat dan tersenyum, tanda kebahagiaan yang diterima setelah mendapat pengajaran yang bermanfaat dan tepat waktu dari PT. Sharp Electronics Indonesia kali ini.

Bapak Dodi yang mengisi acara ini dari awal hingga akhir mengatakan bahwa kegiatan semacam ini dapat bermanfaat sekali karena ditujukan kepada anak – anak Sekolah Menengah Kejuruan yang sebagian besar akan mengarah ke dunia pekerjaan setelah lulus sekolah.

“Untuk kegiatan hari kini, saya sangat mengapresiasi PT. Sharp Electronics Indonesia. Mudah – mudahan apa yang dilakukan dapat menjadi motivasi untuk menjadi maju mandiri, untuk bisa menjadi pribadi yang baik.”  Ujar Bapak Dodi ketika diwawancarai oleh salah satu anggota Jurnalis Amga.

Diharapkan, pertemuan – pertemuan berikutnya dapat berlangsung sesuai dengan rencana dan terkendali. Terhitung, masih ada 5 pertemuan lagi yang akan diikuti oleh SMK 1 Ampelgading dengan PT. Sharp Electronics Indonesia.

Let’s Speech !!!

Pemalang, 23 Agustus 2017  – SMK N 1 Ampelgading mengikuti perlombaan Pidato Bahasa Inggris yang adakan oleh Kampung Inggris yang dilaksanakan di Pulosari, Minggu (20/8). Peserta yang hadir berjumlah 7 anak dari SLTA yang berbeda. Kegiatan perlombaan dapat berlangsung dengan baik.

SMK N 1 Ampelgading mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti lomba pidato Bahasa Inggris yang diadakan di Desa Pulosari pada hari Minggu (20/8). Kegiatan kali ini selain digunakan untuk ajang perlombaan, digunakan juga untuk media promosi Kampung Inggris yang baru berdiri kira – kira 1,5 bulan yang lalu.

Perlombaan diadakan di ruangan terbuka, tepatnya di halaman depan sebuah rumah yang ada disana. Perlombaan kali ini agak sedikit berbeda dari pada loma pidato biasanya, karena lomba kali ini menggunakan bantuan Mikropon. Selain itu, lomba kali ini memiliki suasana yang lebih santai. Ada pula kuis singkat yang diberikan kepada semua peserta yang hadir.

Perlombaan sempat ditunda yang seharusnya dilaksanakan pada pukul 08.00 WIB sampai 09.00 WIB karena menunggu Bapak Junaedi, SH. Bapak Bupati Kabupaten Pemalang yang ingin hadir menyaksikan jalannya perlombaan kali ini. Tetapi akhirnya perlombaan tetap dilaksanakan tanpa hadirnya Bapak Junaedi, SH. Karena hingga pukul 09.00 WIB, beliau tidak kunjung hadir. Beruntung, Beliau dapat hadir ditengah – tengah acara.

Para peserta tampak sangat antusias dengan adanya lomba ini. Raut wajah mereka menunjukkan bahwa mereka ingin berkompetisi dan menampilkan yang terbaik yang mereka miliki. Kebanyakan dari antara mereka juga menunjukkan yang terbaik dengan cara mengenakan pakaian dan dandanan sesuai dengan tema yang mereka pilih. Bahkan ada salah satu peserta yang mengenakan pakaian dengan dandanan penuh darah pada sekujur tubuhnya untuk menggambarkan perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan.

Walau tidak ada banyak peserta yang mengikuti ajang perlombaan ini, kegiatan perlombaan dapat terlaksana dengan baik. Ketujuh peserta dapat membawakan pidato mereka dengan bersemangat dan menggebu – gebu. Walau kegugupan sempat hadir, tetapi semua itu dapat terbayar setelah mereka menampilkan pidato mereka, kata seorang peserta dari SMK N 1 Randudongkal. “Tadi itu beneran gugup banget, nervous, tapi udah kebayar deh sama semua ini.”

Pemenang lomba Pidato di Kampung Inggris berfoto bersama dengan seluruh panitia pada hari Minggu (20/8)

Juara lomba ini diraih oleh SMK N 1 Randudongkal (Juara 1), SMA N 1 Randudongkal (Juara 2), dan SMA N 1 Bantarbolang (Juara 3). Mereka mendapakan piala penghargaan, piagam penghargaan, serta beasiswa untuk belajar di Kampung Inggris selama beberapa waktu tertentu. Tetapi panitia lomba mengatakan bahwa, beasiswa untuk belajar di Kampung Inggris juga diberikan kepada semua peserta, termasuk yang tidak mendapatkan juara.

Sebelum pembacaan daftar nama siswa yang mendapat juara, diadakan penampilan kecil dan hiburan yang di isi oleh beberapa guru dan pengurus Kampung Inggris yang turut menyumbangkan suara mereka untuk menghibur para peserta yang hadir dengan lagu – lagu.

Walaupun SMK N 1 Ampelgading tidak dapat meraih juara tahun ini, diharapkan bagi seluruh siswa SMK N 1 Ampelgading yang memiliki bakat dan kemampuan di bidang Bahasa inggris untuk membawa nama baik SMK N 1 Ampelgading ke kancah yang lebih luas lagi.

Dengan diadakannya lomba semacam ini, diharapkan kepada seluruh siswa – siswi di Kabupaten Pemalang untuk dapat meningkatkan kemampuan berbahasa mereka dan dapat ikut menopang MEA yang diharapkan akan segera berlangsung di tahun – tahun mendatang. Serta untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia masyarakat Pemalang.

Merdeka !!! – HUT RI 2017

Pemalang, 17 Agustus 2017 – SMK N 1 Ampelgading mengadakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72, kamis (17/8) di lapangan upacara SMK N 1 Ampelgading  mulai pukul 07.30 WIB.

Seperti tahun – tahun sebelumnya, Siswa – siswi SMK N 1 Ampelgading mengadakan upacara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Pada tahun ini, tanggal 17 Agustus 2017 jatuh pada hari Kamis, hal ini menjadi balok sandungan bagi beberapa orang. Karena seragam sekolah di hari kamis adalah Seragam Identitas / Batik, sedangkan upacara hari ini mengharuskan pesertanya mengenakan pakaian OSIS. Karena hal ini, terpantau ada 2 Siswa yang salah mengenakan seragam. Mereka malah mengenakan pakaian Batik.

Upacara kali ini dipandu oleh anggota OSIS dan Kopasga yang bertugas menjadi Petugas Upacara selama upacara berlangsung. Prio Suta Pamungkas, yang bertugas sebagai Pemimpin upacara, mengomentari bahwa ini merupakan pengalaman pertama sekaligus suatu kerhormatan yang dapat ia terima selama menjadi siswa.

“Ini bener – bener pengalaman baru, ya mas. Wong ini kali pertama saya jadi pemimpin upacara di kegiatan (17) Agustusan. Rasanya itu deg-degan tapi bangga banget.” Pungkasnya ketika kami wawancarai seusai upacara berlangsung.

Siswa – siswi SMK N 1 Ampelgading mengadakan upacara HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72, Kamis (17/8)

Bapak Drs. Basari menjadi Pembina upacara kali ini berpenampilan beda dari upacara – upacara pada umumnya. Beliau mengenakan setelah Jas yang sangat eksekutif, yang menunjukkan penghargaan yang sangat mendalam tentang arti penting Kemerdekaan bagi Bangsa Indonesia.

Dalam amanat upacara, bapak Drs. Basari membacakan pesan yang juga dibacakan di seluruh sekolah di Jawa Tengah, yaitu sambutan dari Bapak Gubernur Jawa Tengah, Bapak H. Ganjar Pranowo, S.H, M.IP. “Merdeka, Merdeka, Merdeka.” Menjadi awal sambutan yang diberikan oleh Bapak Ganjar kepada siswa – siswi yang sedang melaksanakan upacara. Sontak, dengan semangat, para peserta upacara pun menjawab ungkapan  itu dengan bersemangat.

Untuk mendukung suksesnya kegiatan ini, beberapa anggota Organisasi dikerahkan. Terpantau PMR (Palang Merah Remaja) turun untuk membantu mengantisipasi kecelakaan tiba – tiba yang bisa terjadi. Karena adanya PMR, beberapa siswa – siswi yang tidak kuat melanjutkan upacara dapat dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Selain itu, setidaknya ada satu siswa yang terpaksa ditandu keluar wilayah upacara karena pingsan.

Selain OSIS dan Kopasga yang menerjunkan anggota mereka untuk menjadi Petugas Upacara, ada juga organisasi lain yang turut membantu. Seperti PKS (Patroli Keamanan Sekolah) yang turut mengamankan proses parkir kendaraan Siswa – siswi yang hadir di SMK N 1 Ampelgading. Hadir juga Jurnalis Amga yang turut meliput jalannya upacara tahun ini. Mereka juga turut meliput upacara di Lapangan Losari dan Alun – Alun Pemalang.

Pengibaran Bendera Merah Putih pada saat Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (17/8)

Upacara tahun ini juga diwarnai oleh hal baru, yaitu Baliho raksasa yang dipasang dibelakang lapangan upacara. Baliho dengan tulisan “Mari Bung Rebut Kembali” ini menarik minta banyak orang. Terbukti dengan ratusan orang yang berminat untuk berfoto di depan baliho raksasa ini, seusai upacara dilaksanakan.

Dalam upacara ini, kedisiplinan juga kembali ditegakkan. Terpantau ada sekitar 20 anak yang ditarik kebelakang karena atribut mereka yang kurang lengkap. Atribut dapat dikatakan lengkap jika seorang siswa mengenakan pakaian OSIS, ikat pinggang, topi, dan dasi. Jika salah satu atau lebih hal yang sudah disebutkan tadi tidak ada, maka pihak sekolah akan menindak mereka.

Diharapkan, seluruh siswa – siswi SMK N 1 Ampelgading dapat mengerti dan mengamalkan nilai – nilai luhur kemerdekaan yang ada di Indonesia. Serta dapat mengisi kemerdekaan dengan hal yang bermanfaat.

Shooting Video UKS.

Pemalang, 12 Agustus 2017 – Unit Kesehatan Sekolah (UKS) mengerjakan Video Profil yang dibantu oleh Tim Jurnalis Amga di hari Sabtu (12/8) di UKS Sekolah. Video Profil ini dibuat dengan tujuan pemenuhan syarat akreditasi.

UKS (Unit Kesehatan Sekolah) SMK N 1 Ampelgading mengadakan pembuatan Video Profil untuk persiapan akreditasi. Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa guru yang bertanggung jawab di bidang kesehatan ini. Video ini diharapkan dapat menjadi pengenalan awal kepada khalayak ramai tentang UKS di SMK N 1 Ampelgading.

“Video ini dibuat untuk akreditasi, lho. Jadi kalau sewaktu – waktu saya diminta buat akreditasi, kami udah punya video profil ini.” Ujar bapak Ari, S.Pd sebagai salah satu guru yang bertugas di UKS.

Video ini juga dibintangi oleh beberapa anggota PMR (Palang Merah Remaja) SMK N 1 Ampelgading yang memang bertugas di bidang ini. Mereka memperagakan adegan – adegan yang diarahkan oleh Director. Selain para siswa yang tergabung dalam organisasi PMR, beberapa perawat dan seorang Bidan yang bertugas juga menjadi aktor dan aktris dalam pembuatan video ini.

Video ini berisi kegiatan – kegiatan yang terjadi di UKS sehari – harinya. Baik Penanganan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), perawatan terhadap pasien yang harus dirawat, hingga kegiatan rutinan, seperti penyetokan obat, pembuatan daftar hal yang harus dilakukan, pemeriksaan, dan banyak adegan lainnya.

Video ini juga berisi pertolongan pertama yang harus siswa siswi lakukan jika terdapat seorang yang pingsan di tengah kegiatan sekolah, disertai hal yan dapat dilakukan untuk mengatasinya. Untuk dapat melakukan bagian ini, Tim Jurnalis menggunakan beberapa siswa – siswi yang bersedia untuk menjadi talent dalam shooting video profil ini.

Proses shooting video profil ini tidak memerlukan banyak waktu karena sudah sangat terstruktur dan sudah direncanakan. Pemilihan talent yang berpengalaman juga menunjang proses shooting video ini. Dengan digunakan mereka yang sudah kompatibel dan terjamin kualitasnya, diharapkan video ini dapat bermanfaat.

Tim Jurnalis yang diturunkan adalah Eden (XII/AV 2) dan Prio Suta Pamungkas (XI/AV 3). Mereka dibagi menjadi dua tugas. Tugas sebagai Director atau pengarah sekaligus Sutradara dilakukan oleh Eden, sedangkan Prio Suta Pamungkas memegang peran sebagai DoP (Director of Photography) dan Videographer.

Hingga berita ini diturunkan, belum dapat dipastikan mengenai kapan rilisnya video ini. Tetapi Bapak Ari, S.Pd menandaskan bahwa video ini tidak diburu – buru.

“Videonya santai aja, yang penting selesai.” Pungkasnya ketika ditanyai mengenai kepastian rilisnya video ini.

“SMK, Yes!!! Narkoba, No!!!”

Pemalang, 11 Agustus 2017 – SMK N 1 Ampelgading kedatangan tamu dari BNNK (Badan Narkotika Nasional Kabupaten/Kota) pada hari kamis (10/8) untuk memberikan penyuluhan kepada siswa – siswi SMK N 1 Ampelgading yang diadakan di Aula Cita Gading lantai 2. Kegiatan ini diikuti oleh 149 Siswa Siswi kelas XI dan XII ditambah Pengurus Osis.

Kegiatan ini juga didampingi oleh Bapak Kepala Sekolah, Drs. Basari, bapak Waka Kesiswaan, bapak H. Rino Widiarso, S.Pd beserta Bapak Ibu guru yang lainnya. Kegiatan ini dapat berjalan lancar dari awal hingga akhir.

Kegiatan ini diawali dengan mengadakan Test Urine yang diikuti oleh semua peserta, yang merupakan beberapa perwakilan dari setiap kelas yang telah ditunjuk oleh pihak sekolah untuk mengikuti kegiatan ini, untuk diambil sample urinnya untuk kemudian di tes kandungan narkotika nya. Kegiatan ini berlangsung sekitar pukul 08.14 WIB hingga 09.00 WIB. Kegiatan ini dilakukan di toilet sebelah timur, dekat Ruang Multimedia dengan alasan mudah diakses dan lokasi yang cukup luas. Kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan.

Setelah itu, siswa – siswi tersebut menuju ke Aula Cita Gading lantai 2 untuk mendapat pengarahan dan penyuluhan dan pengarahan yang lebih jelas mengenai narkotika dan obat – obatan berbahaya ini. Sebelumnya, mereka mengisi absensi daftar hadir untuk mendata diri mereka sendiri, mengingat ini adalah acara sekolah yang sangat penting. Kehadiran mereka sangat diperlukan. Setelah itu, mereka masuk dan duduk serta menyimak para pembicara yang menyampaikan materi mereka.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh seluruh peserta. Seluruh peserta di harapkan untuk berdiri dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia itu. Nyanyian ini di pandu oleh Ibu Ipuk Diyanti Putri, S.Pd.

Seluruh peserta dan juga pemateri menyanyikan lagu Indonesia Raya di acara Penyuluhan tentang Narkoba dan Penyalahgunaannya oleh BNNK (Badan Nakotika Nasional Kabupaten/Kota) di SMK N 1 Ampelgading pada Kamis (10/8).

Acara dilanjutkan dengan sambutan yang diberikan oleh Bapak Drs. Basari yang merupakan Kepala SMK N 1 Ampelgading. Beliau menyebutkan bahwa anak muda zaman sekarang sangat rentan terhadap penyalahgunaan narkoba, terutama dari pergaulan, maka dengan hadirnya BNN ke sekolah diharapkan dapat menekan angka penyalahgunaan narkoba di tingkat SLTA dan sederajat.

Kemudian, acara dilanjutkan kembali dengan penyampaian materi yang dilakukan oleh pihak BNNK (Badan Narkotika Nasional Kabupaten/Kota) dan Kepolisian Kabupaten Pemalang. Dalam penyampaian materi ini ditandaskan berulang – ulang bahwa penggunaan narkotika dalam batas wajar tidak menyalahi aturan, dan sah untuk dilakukan.

“Penggunaan narkoba itu nggak salah, yang salah itu penyalahgunaan narkoba.” Ujar bapak Satria selaku wakil BNN yang memberikan materi kepada audien. Beliau juga menandaskan bahwa narkotika sangat bermanfaat jika digunakan untuk kepentingan ilmu pengetahuan dan kedokteran. “Kalau untuk kepentingan kedokteran dan riset untuk ilmu pengetahuan, kami pihak BNN tidak dapat menindak, selama dia punya surat izin yang resmi.”

Materi yang disampaikan juga mencakup ancaman hukuman yang dapat diterapkan jika terbukti menggunakan narkoba. Pasal – pasal yang menyangkut narkotika diterangkan dengan sejelas – jelasnya kepada siswa – siswi agar dapat dipahami dan diterapkan.

BNNK (Badan Narkotika Nasional Kabupaten/Kota) mengadakan penyuluhan dan sosialisasi mengenai Narkoba dan Penyalahgunaannya di SMK N 1 Ampelgading pada Kamis (10/9). Kegiatan ini dihadiri oleh 149 peserta dari siswa – siswi kelas XI dan XII ditambah pengurus Osis

Di sela – sela kegiatan, juga diadakan hiburan seperti senam, karaoke, dan game kecil untuk mengembalikan semangat para peserta yang mulai turun ketika menyimak penjelasan yang cukup panjang dan lebar dari pemateri.

Di akhir acara, juga diadakan sesi tanya jawab oleh peserta kepada pemateri. Tercatat, ada tiga siswa yang menyampaikan pertanyaannya kepada pemateri. Setelah selesai menyampaikan pertanyaan mereka, mereka dipuaskan dengan jawaban yang singkat, padat, dan jelas dari para pemateri.

Kegiatan ini diharapkan dapat membuat penyalahgunaan narkoba di kalangan SLTA dan sederajat dapat ditekan dan diharapkan juga dapat memperbaiki generasi muda bangsa Indonesia.

H-1 PPAB, Pramuka Amga Beres – Beres

Pemalang, 4 Agustus 2017 – Pramuka SMK N 1 Ampelgading mengadakan latihan sekaligus gladi resik pelaksanaan PPAB (Perkemahan Penerimaan Ambalan Baru) di hari Jum’at (4/8) mulai pukul 15.30 WIB s.d. 17.00 WIB di SMK N 1 Ampelgading.

Seluruh pasukan Praja Muda Karana SMK N 1 Ampelgadig baik ditingkat Bantara maupun Laksana mengadakan gladi bersih disertai persiapan akhir di hari Jum’at (4/8). Di H-1 kegiatan ini mereka melakukan persiapan akhir, seperti pemasangan kapling tenda, pemasangan bendera Merah Putih dan Bendera Pramuka, dan beberapa Satgas (Satuan Tugas) yang mempersiapkan diri mereka untuk memberikan penampilan terbaik.

“Hari ini adalah pemantapan untuk PPAB (Perkemahan Penerimaan Ambalan Baru) besok. Sampai saat ini, persiapan sudah cukup, dan tinggal finishing saja.” Ujar salah satu anggota Bantara yang menduduki jabatan Pemangku Adat, ketika sempat kami wawancarai.

Meski panas menerpa, mereka sangat antusias dalam melaksanakan tugas mereka. Ini terlihat dari banyaknya senyum yang tertebar di wajah mereka, yang menandakan mereka sedang bersemangat dalam melaksanakan tugas. Pekerjaan juga mereka kerjakan bersama – sama, sehingga hal yang harus mereka kerjakan dapat lebih ringan dan dapat cepat selesai.

Terpantau, sekitar 10 hingga 20 anggota pramuka membersihkan dan mempersiapkan lapangan belakang sekolah untuk proses jalannya PPAB hari esok. Pada proses persiapan juga langsung dipantau dan di arahkan oleh salah satu pembina Pramuka, Bapak Eko Haryanto, ST. yang terjun langsung ke lapangan untuk memantau progress yang sudah dilakukan anak buahnya dalam mempersiapkan jalannya kegiatan PPDB di hari esok.

Siswa – siswi kelas 10 SMK N 1 Ampelgading mengadakan gladi bersih untuk pelaksanaan PPAB (Perkemahan Penerimaan Ambalan Baru), Jum’at (4/8)

Di lapangan depan, ada beberapa satgas yang mempersiapkan diri mereka untuk melaksanakan upacara dan penyalaan api unggun pada saat kegiatan PPAB. Mereka adalah beberapa siswa yang mendaftarkan diri mereka sebagai Calon Dewan Ambalan (CDA) atau menjadi anggota pramuka aktif.Mereka dibantu oleh beberapa Kakak Bantara dan Kakak Laksana untuk persiapan ini. Selain itu, ada juga anggota Bantara SMK N 1 Ampelgading yang memasang patok berupa Bendera Merah Putih dan bendera Pramuka di sekeliling lapangan upacara.

Secara umum, mereka terbagi menjadi dua bagian, yaitu satgas upacara dan satgas api unggun. Satgas upacara dipandu dan dipantau langsung oleh salah satu Anggota Laksana kelas 12, dan dibantu oleh beberapa anggota Bantara kelas 11. Sedangkan untuk Satgas Api Unggun dipandu dan dikomandoi oleh anggota Bantara Kelas 11.

Pada dasarnya, latihan yang mereka lakukan adalah mengompakkan diri mereka satu dengan yang lainnya agar terlihat serasi dan rapi. Mereka juga berlatih untuk membuat barisan, aba – aba, dan suara yang tertata; sesuai dengan apa yang sudah diarahkan kepada mereka di hari – hari sebelumnya.

Di bagian Satgas Upacara, mereka berlatih untuk membuka acara PPDB dengan upacara pembukaan, seperti layaknya upacara pada umumnya. Mereka berlatih kurang lebih dalam 10-20 menit setiap putarannya. Dan mereka melakukan latihan selama kurang lebih 4 kali di hari itu.

Satgas Api Unggun yang sedang melakukan gladi bersih untuk jalannya PPAB (Perkemahan Penerimaan Ambalan Baru) SMK N 1 Ampelgading, Jum’at (4/8)

Di bagian Satgas Api Unggun, mereka berlatih untuk menyalakan Api Unggun sesuai dengan tata cara yang benar. Penyalaan api unggun ini juga mengharuskan petugasnya untuk mengucapkan kesepuluh Darma Pramuka dengan suara lantang.

Diharapkan, dengan adanya upaya yang sungguh – sungguh seperti ini, kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan sesuai rencana. Selain itu, semua kegiatan dapat terlaksana dengan baik, tanpa ada satu agenda pun yang dilompati karena kurangnya persiapan.

 

Buru – Buru!! Foto !!

Pemalang, 1 Agustus 2017 – SMK N 1 Ampelgading sedang mengadakan foto OSIS untuk kelengkapan kartu pelajar, Selasa (1/8) di Lantai dua Aula Cita Gading SMK N 1 Ampelgading. Proses pemotretan berjalan lancar dari awal hingga selesai.

Siswa – siswi kelas 10 SMK N 1 Ampelgading mulai menuju aula atas SMK N 1 Ampelgading untuk melakukan proses foto kartu pelajar. Wajah mereka terlihat antusias ketika menuju aula atas. Mereka semua dipanggil oleh beberapa pengurus Osis kelas 11 dan beberapa dari kelas 12 untuk menunggu antrian. Sebelum mereka melakukan foto, mereka mengisi secarik kertas yang berisi beberapa data diri, seperti Nama, Tempat Tanggal Lahir, NIS, NISN, Agama, dan Alamat.

Kegiatan ini dimulai pukul 07.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 10.30 WIB. Proses foto tidak membutuhkan banyak waktu, karena hanya membutuhkan sekitar 10 detik untuk setiap anak yang difoto. Hal ini menyebabkan proses foto dapat berjalan dengan lebih cepat, mengigat ada banyak sekali siswa maupun siswi yang harus mengikuti proses foto.

Kegiatan ini juga dibuka untuk siswa maupun siswi kelas XI dan kelas XII jika kartu pelajar mereka rusak, hilang, atau tidak jelas. Mereka hanya perlu membayar dana sesuai dengan ketentuan yang diberikan. Tentu, hal ini

Siswa SMK N 1 Ampelgading sedang difoto untuk melengkapi kartu pelajar mereka, Selasa (1/8)

Terpantau sekitar 8 Pengurus Osis diterjunkan untuk membantu suksesnya kegiatan ini. Mereka ditugaskan untuk memanggil siswa – siswi kelas 10 menjaga ketertiban kegiatan foto, dan membantu mengurus urusan administrasi.

Kegiatan ini juga dipantau dan diawasi oleh Bapak H. Rino Widiarso, S.Pd, bapak Sudirman, S.Pd, dan Bapak Umam. Bapak H. Rino Widiarso, S.Pd mengatakan bahwa kegiatan hari ini berjalan dengan lancar, rapi, dan teratur. Beliau juga menandaskan bahwa proses foto dilakukan seawal mungkin untuk mengantisipasi kebutuhan Kartu Pelajar yang dibutuhkan sewaktu – waktu. “Data sudah masuk dan akan digunakan untuk administrasi sekolah, seperti Seleksi Paskibraka.” Ujar Bapak Waka Kesiswaan ketika diwawancarai.

Sebelum difoto, siswa – siswi dibariskan terlebih dahulu sesuai dengan urutan nomor absen. Kemudian, mereka mendaftarkan diri mereka kepada pengurus OSIS yang bertugas, kemudian mereka langsung berdiri untuk difoto.

Pengurus OSIS SMK N 1 Ampelgading sedang menyiapkan kelengkapan administrasi untuk Siswa – siswi kelas 10 untuk dapat difoto, Selasa (1/8)

Terdapat beberapa hal yang membuat proses foto berhenti sejenak, seperti kurangnya uang, kurang teliti dalam penulisan data diri, dan antrian yang ricuh. Ada juga siswa yang melarikan diri ke Kantin Sekolah yang menyebabkan diri mereka dikenai sanksi yang diberikan petugas. Tetapi, beberapa hal tadi tidak menyebabkan proses foto berhenti. Proses foto dapat berjalan sesuai dengan rencana.

Tidak ada kegaduhan yang terpantau, semuanya berjalan sesuai rencana. Hal ini juga yang menyebabkan kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar. Diharapkan, ketertiban ini dapat terjadi juga di kegiatan – kegiatan kedepannya.